Kamis, 17 Desember 2009

Makanan Yang Menunjang Proses Kehamilan

MAKANAN UNTUK CEPAT HAMIL

Salah satu cara terbaik untuk memaksimalkan dan mempercepat kemungkinan kehamilan adalah dengan nenjaga pola makan dan memantau cakupan gizi yang terkandung dalam asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Gizi dan nutrisi optimal sangat dibutuhkan untuk mendukung pembuahan dan perkembangan calon janin.

Namun yang perlu diperhatikan adalah tidak semua nutrisi yang ada pada setiap jenis makanan dibutuhkan oleh bakal janin. Hal ini perlu kita ketahui dengan baik, agar pasangan yang menginginkan kehamilan dapat memilah dan menyeleksi jenis makanan yang akan dikonsumsi.

Jenis nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung pembuahan antara lain:

  1. VITAMIN B6
    Merupakan salah satu nutrisi penting yang valid dan tidak dapat ditawar lagi. Mengingat nutrisi ini merupakan pendukung dan pengatur hormon reproduksi/ kesuburan. Terdapat pada sayuran hijau, kacang-kacangan, kecambah (tauge), dan biji-bijian (sereal, beras, gandum/ roti).
    Penting: sebaiknya mengkonsumsi yang masih fresh atau tidak diawetkan (beku/kaleng).
  2. ASAM FOLAT
    Nutrisi ini sangat dibutuhkan untuk mencegah kelainan dan perkembangan tabung otak bakal janin. Asam folat terkandung dalam sayuran berdaun hijau, biji-bijian, kacang-kacangan, brokoli, asparagus, kacang polong, kacang kapri, jus jeruk), atau tersedia dalam tablet siap pakai (dapat diperoleh di apotik terdekat). Asam folat dianjurkan untuk dikonsumsi tiap hari pada saat mempersiapkan kehamilan dan beberapa bulan pertama setelah terjadinya kehamilan.
    Penting: konsumsi asam folat sebaiknya juga dilakukan dengan dosis harian oleh calon ayah/ suami.
    Baca juga: Pentingnya Konsumsi Asam Folat Bagi Calon Ayah/ Suami
    Asam Folat Dapat Meningkatkan Kualitas Sperma?
  3. VITAMIN C
    Termasuk unsur penting untuk peningkat kesuburan, terutama bagi para calon ayah. Selain itu, vitamin C juga berperan meningkatkan kekebalan tubuh, faktor pendukung yang dibutuhkan bila kehamilan terjadi. Jamak terdapat pada buah-buahan, seperti jeruk, mangga, dan buah-buahan lainnya.
  4. ZAT BESI (Fe)
    Calon ibu yang mengalami anemia termasuk dalam kasus sulit hamil. Karena itu zat besi sebagai unsur peningkat jumlah sel darah merah termasuk unsur yang penting dibutuhkan.
    Terdapat pada hati, daging merah (sapi, kambing, domba), ayam, kacang-kacangan dan sayuran hijau (bayam).
  5. ZAT SENG (Zinc)
    Zat ini berfungsi meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma. Umumnya terdapat pada kerang, kuning telur, daging merah, biji-bijian, kacang-kacangan.
    Baca juga: Zinc Meningkatkan Kesuburan Pria
  6. AIR
    Terapi air termasuk salah satu yang kini sedang digalakkan untuk meningkatkan kesuburan, berpotensi meningkatkan produksi hormon-hormon kesuburan, testosterone dan estrogen. Dianjurkan minum 8-10 gelas air per harinya.
    Baca juga: Terapi Air, Solusi Termudah Untuk Kesuburan

Sebaliknya, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh calon ibu hamil, di antaranya:

  1. Makanan mengandung merkuri
    Berpotensi menyebabkan bayi cacat dan autis. Perlu diperhatikan karena dapat terdapat pada beberapa jenis ikan, terutama yang berukuran besar seperti hiu, mackerel, ikan marlin.
  2. Makanan olahan
    Junk food, keju olahan/soft cheese. Tidak adanya zat gizi yang berguna bagi calon janin
  3. Jenis makanan berpengawet
  4. Makanan kaleng, sarden
  5. Minuman berkafein (kopi, dll)
    Menurunkan produksi sperma
  6. Rokok dan alcohol
    Berpotensi merusak kualitas sperma, sehingga sperma tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Berpengaruh pada kemampuannya mencapai sel telur.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar